Anda
akan saya bawa ke sebuah kenyataan yang begitu berbeda.
Bayangkan
anda berada dalam dunia
yang gelap, buta, tuli, dan tak dapat merasakan apapun. Anda tak bisa mengingat
apapun karena perhatian anda hanya terpaku pada kegelapan dan kesunyian.
Amati
kegelapan dan kesunyian yang ada.
. . .
. . . .
Tiba –
tiba pandangan anda dipenuhi dengan sinar putih terang yang menyakiti
penglihatan anda disertai bunyi dengkingan yang sangat
keras yang menyakiti pendengaran anda. Begitu menyakitkannya sehingga anda
kembali dibuat buta dan tuli olehnya.
Kenyataan
menjadi kembali gelap dan sunyi.
. . .
. . . .
Mulai
dari saat anda melihat sinar tadi, setiap anda mengingat sinar ataupun bunyi
dengkingan, keduanya muncul bersamaan dan hilang seiring anda memindahkan
perhatian pada kegelapan dan kesunyian.
Kemudian
perhatian anda tetap pada kegelapan dan kesunyian karena anda tidak mau
mengingat kesakitan itu.
. . .
. . .
Amati
kegelapan dan kesunyian yang ada
0 comments:
Post a Comment