1.8.14

Hilang



Anda akan saya bawa ke sebuah kenyataan yang begitu berbeda.

Bayangkan anda berada dalam dunia yang gelap, buta, tuli, dan tak dapat merasakan apapun. Anda tak bisa mengingat apapun karena perhatian anda hanya terpaku pada kegelapan dan kesunyian.

Amati kegelapan dan kesunyian yang ada.

. . . . . . .

Tiba – tiba pandangan anda dipenuhi dengan sinar putih terang yang menyakiti penglihatan anda disertai bunyi dengkingan yang sangat keras yang menyakiti pendengaran anda. Begitu menyakitkannya sehingga anda kembali dibuat buta dan tuli olehnya.

Kenyataan menjadi kembali gelap dan sunyi.

. . . . . . .

Mulai dari saat anda melihat sinar tadi, setiap anda mengingat sinar ataupun bunyi dengkingan, keduanya muncul bersamaan dan hilang seiring anda memindahkan perhatian pada kegelapan dan kesunyian.

Kemudian perhatian anda tetap pada kegelapan dan kesunyian karena anda tidak mau mengingat kesakitan itu.

. . . . . .

Amati kegelapan dan kesunyian yang ada

sampai kegelapan dan kesunyian pun hilang beserta pengamatan anda.

0 comments:

Post a Comment

menu