1. “Kenyataan dan Keberadaan ini” mempunyai sesuatu “Yang Awal” yang merupakan penyebab pertama,
2. Jika perkembangan “Yang Awal” dalam “Kenyataan dan Keberadaan” menghasilkan “Yang Menyadari” keberadaannya maka “Yang Awal” harus mempunyai kemampuan untuk memilih berbagai kemungkinan untuk menghasilkan “Yang Menyadari”, kemampuan itu adalah kesadaran.
3. Pilihan “Yang Awal” untuk menghasilkan “Yang Menyadari” disebut aturan, bersifat mutlak-tetap.
4. Aturan berada di dalam perkembangan “Kenyataan dan Keberadaan” sehingga dapat menghasilkan “Yang Menyadari”
5. “Yang Menyadari” berhubungan kausal secara langsung dengan “Kenyataan dan Kebenaran” tetapi tidak secara langsung dengan “Yang Awal”.
6. “Yang Awal” berhubungan kausal secara langsung dengan “Kenyataan dan Kebenaran”.
7. “Yang Menyadari”
Dengan Keagungan dan KekuasaanNya, kita menganggap Ia menguasai apa yang kita alami, dan dengan Penguasaanya terhadap apa yang kita alami, kita berharap Ia adalah Sesuatu yang merespon panggilan yang ditujukan padaNya.
0 comments:
Post a Comment